Setiap Langkah Adalah Anugerah

5 08 2008
Seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer pada tanggal 1 Desember. Di sana ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, bernama Ralph. Ralph yang dikirim untuk menjemput sang profesor di bandara.Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Ralph sering menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh dan terbuka. Kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor itu dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.
 
“Dari mana Anda belajar melakukan hal-hal seperti itu ?” tanya sang profesor.
 
“Melakukan apa ?” kata Ralph.
 
“Dari mana Anda belajar untuk hidup seperti itu?”
 
“Oh,” kata Ralph, “selama perang, saya kira.”
 
Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau, bagaimana ia harus menyaksikan satu per satu temannya tewas terkena ledakan ranjau di
depan matanya. ”Saya belajar untuk hidup di antara pijakan setiap langkah,”  katanya.
 
“Saya tak pernah tahu apakah langkah berikutnya merupakan pijakan yang terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat dan memijakkan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini.”
 
Kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang berkualitas.

Tindakan

Information

5 tanggapan

5 08 2008
Ferryandy

Kita mesti tahu untuk menentukan tujuan yang hendak dicapai, kemana kita hendak pergi. Meski jalan menuju kesana penuh dengan hambatan, jangan pernah mengeluh. Fokus pada tujuan yang diinginkan. Ketika jalan yang kita pijak penuh dengan lumpur, jangan pernah memperhatikan lumpur yang menempel di kaki karena akan terjebak di tempat itu. Terus berjalan! Kadang jalan penuh dengan ilalang, jangan pernah mencabutinya karena akan terjebak di padang ilalang itu. Terus berjalan! Walau panas terik membakar kulit, jangan pernah membangun rumah untuk berteduh, karena akan terjebak untuk bertempat tinggal selamanya di tempat itu. Terus berjalan! Walau harus berjalan dengan tongkat dan harus merangkak karena tongkatnya patah, terus berjalan suatu hari akan sampai di tempat tujuan …

5 08 2008
Ferryandy

Kabut tebal yang menghadang di depan kita sedikit demi sedikit akan tersingkap sehingga jalan menuju sukses semakin jelas dan terang, yakinlah kita juga bisa berada di tempat itu. Teruskan membacanya …

5 08 2008
Ferryandy

kata-kata diatasini yang memotifasi saya untuk bisa lebih baik dalam menjalania perjalanan hidup yang penuh dengan liku ini, saya selalu optimis meski saya tidak dibekali pendidikan, kalo ande wongso SDTT.(Sekolah Dasa Tidak Tamamt) maka pedidikan saya TSSS.(Tidak Sekolah Sama Sekali) bukan karna saya tidak mau sekolah namun tidak adanya dukungan dari orang tua, impian saya untuk sekolah SD. terkubur sudah dengan lumpur sawah, harapan saya untuk bisa sekolah tergaruk sudah dangan gatalnya jerami padi. lupakan soal pendidikan tapi saya punya keyakinan bahwa saya punya jalan lain untuk menuju cita-cita saya, sejak kecil saya suka membaca meski ilmu membaca saya cuma saya dapat dari teman-teman saya di sekolah arab, saya trus belajar membaca kalo saya menemukan buku bacaan,novel,majalah,dan koranbejas, selalu saya sempatkan untuk membacanya, walaupun dengan mengejahnya. dengan seringnya membaca sedikit demi sedikit saya mengerti dan mengetahui cara mnyusun hurup seperti apa dan bagaiman menyambungkannya,

5 08 2008
Ferryandy

bila ada orang yang senasib dengan saya saya ingatkan, jangan pernah pasrah dengan keadaan bila saat ini anda merasa rendah, jangan pernah pesimis walau tampa pendidikan pormal, ingat tiap kemauan pasti ada jalan terus belajar dari pengalaman jika suadah cari pengalaman bila belum punya, dengan cara membaca melihat mendengar cerita-cerita yang positif. karna itu akan memotifasi anda, hidup laksana cermin jikan anda tersnyum orang akan membalas dengan senyuman, perbanyaklah teman/sahabat, dengan begitu wawasan kita akan bertambah, dan tanamilah perjalanan anda dengan kebaikan, karna anda tau apa yang anda nikmati saat ini itu buah perjuangan dimasalalu…. (modal utama dalam hidup adalah belajar dan evaluasi setiap kejadian)

18 11 2009
Toko Buku Online

Bisa aja………..a

Tinggalkan komentar